Management of Community-Based Tourism Village Governance at the Department of Culture and Tourism of North Toraja Regency

Authors

  • Yanto Maluka Universitas Fajar
  • M. Natsir Hamzah Universitas Fajar
  • St Rukaiyah Universitas Fajar

DOI:

https://doi.org/10.58191/jomel.v5i2.461

Keywords:

Tourism Village Governance, Community-Based Tourism, Community Empowerment, Cultural Preservation, Tourism Sustainability.

Abstract

This study highlights the crucial role of government in managing tourism villages in North Toraja Regency to ensure the sustainability and success of community-based tourism. The findings indicate that supportive policies, infrastructure development, community empowerment, and effective marketing strategies enable tourism villages to become leading destinations that provide economic, social, and cultural benefits to local communities. Community-based governance significantly impacts the Department of Culture and Tourism and enhances villagers’ quality of life through cultural preservation, job creation, and local economic growth. Furthermore, the involvement of stakeholders such as local government, traditional communities, and the private sector plays a vital role in maintaining the sustainability of tourism villages. The study recommends several strategies, including capacity building through training, cultural preservation, infrastructure improvement, digital tourism promotion, multi-stakeholder collaboration, sustainable environmental management, and tourism product diversification. By implementing these strategies, tourism villages in North Toraja Regency can achieve optimal development while maintaining their cultural identity and local wisdom.

References

Adikampana, Imade. 2017. Pariwisata Berbasis Masyarakat. Bali : Cakra Pres.

Adisasmita, Rahardjo. 2011. Manajemen Pemerintahan Daerah. Yogyakarta. Graha Ilmu

Aditama Soetomo. 2013. Pemberdayaan Masyarakat, Mungkinkah Muncul Anti Tesisnya? Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Affifuddin. 2010. Pengantar Administrasi Pembangunan. Bandung. Alfabeta

Andriyani, Anak Agung Istri, Edhi Martono, dan Muhamad. 2017. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Dan Implikasinya Terhadap KetahananSosial Budaya Wilayah (Studi Di Desa Wisata Penglipuran Bali.

Arifin Utha, dan Eko Harianto. 2018. Pelaksanaan Alokasi Dana Desa(Add) DalamBidang Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Konawe, PUBLICUHOFacultyofSocial and Political Sciences Halu Oleo University, Kendari, Southeast Sulawesi, Indonesia.

Bambang, Sunaryo. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta : Gava Medi.

Baskoro, BRA & Rukendi, C. (2008). Membangun Kota Pariwisata Berbasis Komunitas; Sebuah Kajian Teoritis. Jurnal Kepariwisataan Indonesia Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia, vol 3, no 1. hlm 5-7.

Byars, Lloyd L dan Rue. Lesley W. 2006. Human Reosourch Management. Richard D Irwin Inc.

Effendi, Usman. 2014. Asas Manajemen. Jakarta : Rajagrafindo Persada.

I Gusti Bagus Rai dan Ni Made Eka Mahadewi. 2012. Metodologi Penelitian Pariwisata dan Perhotelan. Yogyakarta: Penerbit Andi Yoeti, Oka A. 2008. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Jeffries, D, 2001. Goverment and Tourism. Oxford : Butterworth Heineman.

Moleong, Lexy J. 2013. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung. PT Remaja Resdakarya

Mudana, I Wayan. 2015. dalam penelitian yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat di Daerah Tujuan Wisata Desa Pemuteran dalam Rangka PengembanganPariwisataBerkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. ISSN: 2303-2898 Vol. 4, No. 2, Oktober2015. hal 598- 608 Peraturan Walikota Nomor 115 Tahun 2016

Pendit, Nyoman S.. 2003. Ilmu Pariwisata: Sejaran dan Prospeknya. Jakarta: Pardnya Paramita

Pitana, I Gede. 2005. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi

Pitana, I Gde dan I Ketut Surya Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset

Rahim, Firmansyah, 2012. Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta : Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sedarmayanti. 2014. Membangun dan Mengembangkan Kebudayaan da nIndustri Pariwisata (Bunga Rampai Tulisan Pariwisata). Bandung: Refika

Silalahi, Ulber. 2011. Asas-Asas Manajemen. Bandung. Refika Aditama

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta

Sule, Erni Tisnawati. Saefullah, Kurniawan. 2009. Pengantar Manajemen. Jakarta. Kencana Media Perdana Grup

Sunaryo, Bambang. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Medi

Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset

Syahputra, Hendra. (2017). Pengelolaan Obyek Wisata Berbasis Masyarakat di Hutan Pinus Desa Mangunan Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Yogyakarta. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Tajudin, Jejen. (2018). Strategi Pengembangan Desa Wisata di Mangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PADES) Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Terry, George R dan Rue, Lesley W. 2006. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta. Bumi Aksara

Undang-Undang No 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

UNWTO 2017. Organisasi pariwisata dunia atau yang dikenal dengan world tourism. html hlm 2 tanggal 28 Februari 2021 Jam 14.00.

Wawancara dengan Ahamd Dumyadi , Wali Nagari Saniang Baka, Saniang Baka , 11 November 2021.

Widiyanti, Handini. (2016). Strategi Tata Kelola Pengembangan Ekowisata di Taman Wisata Alam Kawah Ijen Provinsi Jawa Timur. Tesis, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yoeti, Oka, A. (2008). Perencanaaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradaya Pratama. Zaenuri, Muhammad. (2018). Tata Kelola Pariwisata Bencana Berbasis Collaborative Governance. Yogyakarta: Explore. Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat, Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Published

2025-08-29

How to Cite

Maluka, Y., Hamzah, M. N., & Rukaiyah, S. (2025). Management of Community-Based Tourism Village Governance at the Department of Culture and Tourism of North Toraja Regency. Jurnal Online Manajemen ELPEI, 5(2), 1753–1768. https://doi.org/10.58191/jomel.v5i2.461

Issue

Section

Articles