Pengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara
DOI:
https://doi.org/10.58191/jomel.v6i2.498Kata Kunci:
Disiplin kerja, Lingkungan kerja, Kinerja pegawai, Produktivitas organisasi, kuantitatif.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara, (2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara, dan (3) pengaruh secara simultan disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode pengumpulan data melalui angket. Hasil menunjukkan bahwa Disiplin kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang tinggi merupakan fondasi perilaku kerja yang langsung berkontribusi pada pencapaian hasil kerja yang optimal. Lingkungan kerja juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Aspek non-fisik, khususnya dukungan atasan dan hubungan kerja yang harmonis, merupakan kekuatan pendorong utama, sementara perbaikan lingkungan fisik tetap diperlukan untuk mendukung produktivitas secara lebih merata. Disiplin kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama memberikan pengaruh yang sangat kuat dan dominan terhadap kinerja pegawai. Kedua variabel ini menciptakan efek sinergis; di mana disiplin kerja membentuk struktur dan konsistensi perilaku, sementara lingkungan kerja yang suportif memberikan konteks motivasional dan relasional yang menguatkan serta mengoptimalkan kontribusi disiplin tersebut terhadap pencapaian kinerja.Referensi
Adamy, M. (2016). Buku ajar manajemen sumber daya manusia teori, praktik dan penelitian. Unimal Press.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Cahyo, K. N., Martini, M., & Riana, E. (2019). Perancangan sistem informasi pengelolaan kuesioner pelatihan pada PT Brainmatics Cipta Informatika. Journal of Information System Research (JOSH), 1(1), 45–53.
Darma, B. (2021). Statistika penelitian menggunakan SPSS (Uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, uji t, uji F, R2). Guepedia.
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507. https://doi.org/10.1037/0021-9010.71.3.500
Gagné, M., & Deci, E. L. (2005). Self‐determination theory and work motivation. Journal of Organizational Behavior, 26(4), 331–362. https://doi.org/10.1002/job.322
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: A new attempt at conceptualizing stress. American Psychologist, 44(3), 513–524. https://doi.org/10.1037/0003-066X.44.3.513
Iqram, J., & Rizal, S. (2019). Pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Tanete Rilau Kab. Barru. Jurnal Ilmu Manajemen Profitability, 3(1), 54–65.
Krisnaya, G. D., & Yudiaatmaja, F. (2025). Pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Buleleng. Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(2), 856–865.
Lauer, S., & Wilkesmann, U. (2024). The mediating role of basic psychological needs satisfaction between transformational leadership and work motivation of predoctoral researchers at German professorships. Journal of Higher Education Theory and Practice, 24(8), 122–137.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.
Liana, L. (2009). Penggunaan MRA dengan SPSS untuk menguji pengaruh variabel moderating terhadap hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Dinamik, 14(2).
Locke, E. A., & Latham, G. P. (1990). A theory of goal setting & task performance. Prentice-Hall.
Mahdalena, M., Hamid, M., & Rukaiyah, S. (2024). Pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai kelurahan di Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Journal of Management and Social Sciences, 3(1), 273–286. https://doi.org/10.55606/jimas.v3i1.1056
Mangkunegara, A. P., & Prabu, A. (2020). Manajemen sumber daya manusia instansi (Edisi XIV). PT Remaja Rosdakarya.
Marliana, M., Suyuthi, N. F., & Rukaiyah, S. (2024). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan dukungan sosial terhadap kinerja pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Journal of Management and Social Sciences, 3(1), 307–326. https://doi.org/10.55606/jimas.v3i1.1058
Muhid, A., Rukaiyah, S., & Suyuthi, N. F. (2024). Pengaruh budaya kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) Kabupaten Penajam Paser Utara. Jurnal Online Manajemen ELPEI, 4(2), 1069–1079.
Nitisemito, A. S. (2001). Manajemen personalia. Ghalia Indonesia.
Sedarmayanti. (2011). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Mandar Maju.
Setyawan, R. A., & Atapukan, W. F. (2018). Pengukuran usability website e-commerce Sambal Nyoss menggunakan metode Skala Likert. Jurnal Compiler, 7(1), 54–61.
Siagian, S. (2023). Manajemen sumber daya manusia. Yayasan Drestanta Pelita Indonesia.
Sibuea, R. M. F., & Arieftiara, D. (2022). Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan budaya organisasi terhadap pengungkapan corporate social responsibility dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Veteran Economics, Management & Accounting Review, 1(1).
Silaen, N. R., Syamsuriansyah, S., Chairunnisah, R., Sari, M. R., Mahriani, E., Tanjung, R., Triwardhani, D., Haerany, A., Masyruroh, A., & Satriawan, D. G. (2021). Kinerja karyawan. Widina Media Utama.
Silalahi, N., & Bangun, W. (2020). Pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Maranatha, 19(2), 115–126. https://doi.org/10.28932/jmm.v19i2.2264
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. Macmillan.
Soetrisno, E. (2009). Manajemen sumber-sumber daya manusia. Kencana.
Sondang, P. S. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (Edisi 21). Alfabeta.
Sutrisno, E. (2009). Manajemen sumber-sumber daya manusia. Kencana.
Utami, N. K. D. N., & Mayasari, N. M. D. A. (2025). Pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng. Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(2), 378–388.
Veitch, J. A., & Arkkelin, D. L. (1995). Environmental psychology: An interdisciplinary perspective. Prentice Hall.
Veithzal, R. Z., & Sagala, E. J. (2015). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan (Edisi 7). PT Rajagrafindo Persada.
Wahyuningtias, D., Putranto, T. S., & Kusdiana, R. N. (2014). Uji kesukaan hasil jadi kue brownies menggunakan tepung terigu dan tepung gandum utuh. Binus Business Review, 5(1), 57–65.
Winata, E. (2022). Manajemen sumberdaya manusia lingkungan kerja: Tinjauan dari dimensi perilaku organisasi dan kinerja karyawan. Penerbit P4I.
Wursanto, I. (2009). Dasar-dasar ilmu organisasi, lingkungan kerja pegawai. Andi Offset.









