Analisis Pemberian Apresiasi Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai PT PLN Indonesia Power Services Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Barru

Penulis

  • Irham Kadir Universitas Fajar
  • Wahyu Universitas Fajar
  • St Rukaiyah Universitas Fajar

DOI:

https://doi.org/10.58191/jomel.v6i2.560

Kata Kunci:

Pemberian Apresiasi, Kinerja Pegawai, Motivasi, Keadilan, Manajemen Sumber Daya Manusia.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian apresiasi dalam peningkatan kinerja pegawai pada PT PLN Indonesia Power Services Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Barru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sistem apresiasi dalam meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, serta kinerja pegawai, serta adanya fenomena ketidakpuasan terkait keadilan dan transparansi dalam pemberian penghargaan, khususnya antara pegawai teknis dan non-teknis. Fokus penelitian meliputi bentuk dan mekanisme pemberian apresiasi, persepsi pegawai terhadap sistem apresiasi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari pegawai teknis dan non-teknis. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan uji validitas menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem apresiasi yang diterapkan perusahaan mencakup penghargaan finansial seperti gaji, insentif, dan bonus, serta penghargaan non-finansial seperti pengakuan, kegiatan kebersamaan, dan kesempatan pengembangan karier. Pemberian apresiasi tersebut terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan motivasi, loyalitas, dan kinerja pegawai. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait aspek keadilan distributif dan transparansi dalam mekanisme pemberian penghargaan. Perbedaan persepsi mengenai kesesuaian antara beban kerja dan imbalan yang diterima, khususnya di kalangan pegawai teknis, menjadi faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan kerja dan motivasi. Sistem apresiasi yang efektif harus didasarkan pada prinsip keadilan, transparansi, dan relevansi dengan kontribusi pegawai. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem apresiasi, termasuk penyusunan indikator kinerja yang objektif, peningkatan keterbukaan informasi, serta penyesuaian penghargaan dengan beban kerja. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, serta kinerja pegawai secara optimal dan berkelanjutan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.

Referensi

Aini. (2020). Analisis kinerja karyawan dilihat dari pemberian reward melalui kepuasan kerja pada karyawan PT. Hanarida Tirta Birawa Sidoarjo.

Arif, M., & Mujiatun. (2022). Reward dan punishment dalam kinerja karyawan PT. Bank Sumut Unit Usaha Syariah.

Armstrong, M. (2003). Strategic Human Resource Management.

Astuti, et al. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi reward dalam organisasi.

Beltrán-Martín, I., & Bou-Llusar, J. C. (2018). Employee performance and organizational effectiveness.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Dwiyanti, D., et al. (2024). Analisis penerapan punishment dan reward terhadap kinerja karyawan Japri Corp Tasikmalaya.

Edirisooriya, W. A. (2014). Impact of rewards on employee performance.

Febrianti, et al. dalam Rismawan. (2018). Pengaruh reward terhadap kinerja karyawan.

Haditya, & Robi. (2023). Analisis pemberian reward terhadap motivasi karyawan PT. Multi Garmen Jaya.

Hukubun, et al. (2020). Pengaruh penghargaan (reward) terhadap kinerja karyawan Best Western Lagoon Manado.

Isnaini. (2021). Pengaruh keadilan dan jenjang karir terhadap disiplin kerja sebagai variabel intervening.

Ivanka, & Pratala. (2023). Analisis pemberian reward dalam meningkatkan kinerja karyawan.

Karami, et al. (2013). Reward system and employee performance.

Kemarauwana, & Darmawan. (2023). Keadilan organisasi dan kepuasan kerja karyawan.

Lestari, & Muslihat. (2023). Pengaruh reward terhadap kinerja karyawan.

Lusiana, et al. (2023). Pengaruh reward terhadap motivasi dan kinerja karyawan.

Mahdalena, M., Hamid, M., & Rukaiyah, S. (2024). Pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai kelurahan. Journal of Management and Social Sciences, 3(1), 273–286.

Mardiana, & Saleh. (2021). Pemberian reward terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan.

Mulyadi, & Setyawan. (2001). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen.

Nugraha, S. H. (2024). Analisis program pemberian reward pada karyawan.

Nugroho, & Rahmawati. (2020). Sistem apresiasi dan kinerja pegawai di BUMN.

Pawirosumarto, & Gunawan, R. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.

Prabu, & Wijayanti. (2016). Pengaruh reward terhadap kinerja karyawan.

Rahman. (2022). Pengaruh pemberian insentif terhadap kinerja pegawai sektor pembangkitan listrik.

Rivai, V., & Sagala, E. J. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan.

Robbins, S. P. (2003). Organizational Behavior.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational Behavior.

Sari. (2021). Pengaruh penghargaan terhadap motivasi dan kinerja karyawan PT Telkom Indonesia.

Syuhada. (2021). Pengaruh iklim keadilan distributif dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai.

Trihatmanto, & Sukardi. (2023). Dimensi reward dalam organisasi.

Zuhariyah, et al. (2022). Pengaruh reward terhadap motivasi dan kinerja karyawan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-26

Cara Mengutip

Kadir, I. ., Wahyu, & Rukaiyah, S. (2026). Analisis Pemberian Apresiasi Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai PT PLN Indonesia Power Services Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Barru . Jurnal Online Manajemen ELPEI, 6(2), 2264–2277. https://doi.org/10.58191/jomel.v6i2.560

Terbitan

Bagian

Articles